Tuhanku Baik.

Setiap nonton tayangan Olga ini dengan cerita bagaimana dia merintis karirnya dari Nol.Teringat masa dulu lulus SMA datang dari kampung Tarutung ke Medan bimbingan test berjuang demi bangku universitas negeri,ga akan kuliah di swasta,orangtua gak sanggup.
Ada momen paling yang gak bisa dilupakan ketika ada tryout di Kampung Lalang mau pulang ke Aksara,karena duit tinggal hanya untuk sekali ongkos,terpaksa jalan kaki dari Gapura Kampung Lalang sampai ke Simpang Barat.Jauh bener tapi demi semangat dan gak mau pulang sia-sia,semua harus dijalani.
Terimakasih Yesusku,setiap nyetir lewat jalan itu aku bersyukur akan segala kebaikanMu.Jika memang kita berusahan dan menyerahkan dalam tanganNya,semua akan dibukakan jalan.
Amin.

Si Beauty (Dalmatians yang malang)

Ijinkan saya berbagi info buat Dog Lovers Medan.
Kemarin siang,ketika sedang berbelanja bunga anggrek di salah satu penjualan tempat pembibitan bunga anggrek di daerah Jalan Pelajar Ujung,kami berdua dengan istri tidak sengaja melihat ada anjing sedang dipaksa keluar dari bawah pembibitan bunga anggrek.
Dengan penasaran kami ikut melongok ke bawah melihat anjing tersebut.Sayapun menanyakan kepada penjaga tempat tersebut “kenapa anjingnya bang,koq sembunyi di bawah”?.Si abang penjaga menjawab “iya bang,anjing ini 2 hari ini dihajar 8 anjing kampung penjaga tempat ini,kasihan bang”,jawab si abang penjaga.
Penasaran saya minta anjing tersebut diangkat dari bawah dan saya terkejut ternyata anjingnya adalah dalmatians dengan kondisi kupingnya luka parah dan wajahnya penuh cakaran,umurnya diperkirakan 4 tahunan dengan badan bagus.
Sejujurnya saya pingin sekali mengambil dan merawat anjing dalmatians tersebut,si abang penjaga minta ganti 800rebu kalau berniat mengambilnya.
Mengingat kami sudah mempunyai mix poom di rumah 2 ekor dan sedang membutuhkan perhatian,niat kami berdua dengan istri untuk mengadopsinya kami batalkan.
Saya mohon kepada teman-teman dog lover jika ada yang mau membantu please selamatkan anjing betina dalmatians tersebut.
Alamatnya ada di Jalan Pelajar Ujung masuk dari belakang Stadion Teladan Medan,nanti di depannya sebelah kanan ada rumah besar warna coklat atau tanya masyarakat sekitar tempat pembibitan anggrek.
Terimaksih semoga postingan ini menggerakkan hati teman-teman menyelamatkan anjing dalmatians tersebut.
Please bantu share,dengan teman-teman ikut bantu share,telah ikut perduli membantu dalmatian tersebut.
11050297_10204448532633443_8899668718788380820_n

Tasnya Lebih Penting

Dalam kegiatan ibadah seringkali menjumpai orang-orang meletakkan tasnya dengan santainya di kursi padahal mereka melihat ada beberapa umat yang berdiri selama kebaktian.Mereka cuek bahkan ada yang masa bodoh ketika ditanya “kursinya kosong?”.Sepertinya buat mereka tas lebih mendapatkan tempat dibandingkan orang-orang yang mau beribadah.

Nyinyir

Suka gerah kalau ada orang yang ngomong ke temen-temen yg belum menikah seperti :
1.Eh,hidupmu dah mapan,kurang apa lagi.
2.Gak capek gitu-gitu aja hidupmu.
3.Capek-capek dandan,eh tetap sendiri.
4.Jalan-jalan mulu ya,gak kepikiran merit ya kamu.
5.Menikah enak loh,gak takut ama kerutan.
Yang suka ngomong beginian,harusnya berpikir dulu,semua akan indah pada waktunya,orang yang belum menikah belum tentu mereka tidak bahagia,adakalanya ada pertimbangan-pertimbangan tertentu,apa yang ada di pikiran kita belum tentu sama dengan apa yang ada di benak orang lain.
Menikah atau tidak menikah “ENAK” itu relatif.

Banjir Itu Dibuat Siapa Sih?

Banyak yang ngomel-ngomel nyalahkan Pemerintah gak bisa nangani banjir seolah-olah Pemerintah yang buat banjir dan gak ngelakuin apa-apa.
Sebenarnya bisa gak ya nunjuk diri sendiri sebelum menjudge,apakah selama ini sudah ngelakuin hidup yang benar,misalnya buang sampah gak sembarangan apalagi buang sampah ke parit atau sungai,pernah ga ikut gotong royong di kompleks tempat tinggal bersihkan parit atau saluran air.Pernahkan kalau nemu sampah di tengah jalan trus memasukkannya ke tong sampah.
Hidup baik salah satunya dimulai dari melihat diri sendiri sebelum mengeluarkan kata-kata yang tidak bagus lewat omongan ataupun tulisan.

Chicko “jangan suka gigit jari kaki lagi diatas sana ya nak”

Tadi malam saya dan istri kehilangan Chicko “anjing mix poom” kami berumur 4 bulan.
Kami sangat kehilangan,airmata tidak berhenti menetes seharian ini.
Tepat pukul 1 dini hari Chicko menghembuskan nafasnya di pangkuan saya,ada rasa sesak yang sangat sedih.
Pulang dari gereja hari Minggu kemarin,chicko sudah menyambut kami di teras rumah dengan lemas,tidak tahu bagaimana Chicko bisa keluar dari halaman belakang,seingat kami sebelum pergi ke gereja pintu sudah ditutup semua,kami tidak berani melepas Chicko karena beberapa waktu ini di sekitar rumah sering anjing mati diracun dan hilang.
Melihat Chicko yang lemas saya berdua dengan istri langsung menggendong dan memasukkannya ke rumah serta mencek badannya apakah ada yang luka.
Kami seharian merawat dan sore harinya Chicko sudah agak kuat jalan dan berlari-lari kecil di dalam rumah.Lewat tengah malam ketika kami membiarkan Chicko tidur dbawah sofa lengkap dengan kain hangatnya dan makanannya tiba-tiba tubuhnya bergetar,istri shock dan nangis,saya berusaha menggendongnya dan mengajak berbicara.
“Kamu kenapa nak?”
Chicko hanya bisa menggerak-menggerakkan kakiknya mengusap wajah saya seolah-olah berkata “terimakasih sudah merawat saya,aku menyayangimu.
Memperhatikan tubuh Chicko saya me duga Chicko dipukul atau dilempar dengan batu oleh orang yang tidak bertanggung jawab,Chicko berusaha menunggu kami di teras pulang dari gereja,saya menahan tangis membayangkan tubuh sekecil itu merasakan sakit luar biasa.
Perlahan-lahan napas Chicko tersendat-sendat dan saya membisikkan “Pergilah nak,di atas sana banyak teman-temanmu bermain” dan saya mencium mulutnya dan akhirnya napasnya benar-benar berhenti.
Saya dan istri menangis melepas Chicko yang sudah kami anggap seperti anak sendiri.Istri sangat bersedih hingga malam ini mengingat semua kelucuan dan kepintarannya.
Selamat jalan Chiko sayang,terimakasih sudah bagian indah di keluarga dan rumah kita nak.
Jangan suka gigit jari kaki lagi disana y nak.
Kami mencintaimu.
1510709_10204273264131840_7778164821055131225_n 10255726_10204273262971811_3248803230744348500_n 11012788_10204273263851833_7046741671029520474_n

Pertanyaan Maut

Kalau ada yang bertanya kepada “anak muda” yang belum menikah, pertanyaan apa sih yang paling kamu tidak suka atau yang paling dihindari?

Kapan Menikah?????????

“Mumet tiap ditanya ini, apalagi kalau balik pas Natalan ke kampung”! kata seorang teman.

“Wuih, gue kalau ada acara keluarga, gue dah bilangin ama keluarga gue, jangan ada yang nanya itu, ntar gue kabor”! timpal seorang wanita hampir paruh baya yang belum merit, yang kehidupan ekonominya sudah sangat mapan.

Pertanyaan ini secara tidak langsung menjadi sesuatu yang tidak disukai oleh hampir “anak-anak muda” yang belum menikah apalagi umurnya dalam tanda “lampu merah”.

“Kenapa kalau aku belum menikah,sibuk banget nanyain itu”! seringkali kalimat seperti ini biasa dijumpai.

Jodoh memang urusan Tuhan, tapi alangkah baiknya pertanyaan seperti ini, jika kita mau menanyakan kepada seseorang, kita melihat dulu pribadinya.

Seseorang yang belum menikah, pasti ada alasan kenapa “dia” sampai menunda dulu atau bisa jadi emang belum dapat jodoh, pasrah ajalah gimana datangnya.

Mungkin seperti itu.